senang sekali menyapa anda sekalian bi blogger saya , maaf saya memang tidak sering memposting di blogger saya tetapi suatu hari saya ingin sekali membagi kisah ini kepada saudara sekalian , tidak tau kenapa kisah ini membuat saya berubah 10000 % dari kehidupan saya sebelumnya inilah kisah Kurma yang menangis Rindu Rasululloh SAW
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahawa pada
masa itu masjid Rasulullah saw beratap batang pokok kurma. Jika
Rasulullah saw berkhutbah, baginda berdiri di atas salah satu batang
pohon kurma. Karena jumlah umat Islam bertambah, maka dibuatlah mimbar
agar jamaah majelis yang berada di belakang dapat melihat Rasulullah saw
ketika berkhutbah. Para sahabat pun membuat mimbar dari kayu. Setelah
beres, Rasulullah saw datang ke mimbar untuk berkhutbah.
Namun, ketika naik mimbar terdengarlah rintihan
seperti rintihan unta dan goncangan tanah yang terus bergetar sehingga
para sahabat pun bertanya-tanya.
Rasulullah SAW tersenyum. Rasulullah SAW turun dari
mimbar dan mendatangi pohon kurma yang tidak jauh dari mimbar tersebut.
Rasulullah SAW meletakkan tangan baginda pada batang pokok kurma dan
mengusap-usap dengan perlahan-lahan.
Rasulullah saw berkata pada pohon kurma itu: “Jika
engkau mau, aku akan jadikan engkau dinding masjid ini, akarmu tumbuh
lagi, tubuhmu hidup lagi dan engkau berbuah lagi. Atau jika engkau mau,
engkau aku tanam di syurga, supaya para wali Allah boleh memakan
buah-buahmu. "Batang kurma itu menjawab: "Saya memilih untuk ditanam di
syurga sehingga wali-wali Allah dapat memakan buahku dan saya berada di
tempat yang di dalamnya saya kekal.”
Goncangan tanah dan suara rintihan pun berhenti.
Rasulullah SAW kemudian kembali pada mimbar dan menyampaikan kejadian
tersebut kepada para sahabatnya. Rasulullah saw berkata: “Ia (pokok
kurma) memilih negeri yang kekal berbanding negeri yang fana!”
sahabat sepokok pohon pun rindu dan mempunyai perasaan yang dalam kepada rasululloh nah sedangkan kita ?? Umat yang di tangisinya
semoga allah memberi hidayah kepada sekalian kita :) semoga kisah ini dapat di jadikan suri tauladan untuk kita pembaca
Wassalamualakum wr wb







tolong masukkan komentar untuk kemajuan blogger ini ya kawan :')
BalasHapus(y) blognya
BalasHapusnice blog
BalasHapusterima kasih :)
BalasHapus